Jawa Timur
Blue Fire Kawah Ijen, Banyuwangi
Api biru yang menyala di dinding kawah pada dini hari, fenomena yang hanya ditemukan di dua tempat di dunia, dan danau kawah asam terbesar di bumi.

- Durasi ideal
- 3 hari 2 malam
- Waktu terbaik
- Juni–September
Kawah Ijen di Banyuwangi menyimpan fenomena yang hanya dapat disaksikan di dua tempat di dunia: nyala api berwarna biru yang muncul dari celah-celah dinding kawah pada malam hari.
Apa yang sebenarnya terjadi
Api biru itu bukan lava. Yang terbakar adalah gas belerang bertekanan tinggi yang keluar dari rekahan batuan dan menyala ketika bersentuhan dengan udara pada suhu tinggi. Nyala birunya hanya terlihat dalam gelap, sehingga pendakian harus diatur agar tiba di kawah sebelum fajar.
Di dasar kawah terdapat danau berwarna toska yang merupakan danau air asam terbesar di dunia. Keindahannya menipu — tingkat keasamannya sangat tinggi dan airnya tidak boleh disentuh.
Jadwal pendakian
Pendakian umumnya dimulai sekitar tengah malam sampai pukul satu dini hari dari Pos Paltuding. Jalur menuju bibir kawah memakan waktu sekitar satu setengah hingga dua jam dengan medan menanjak. Untuk melihat api biru dari dekat, diperlukan turun ke dasar kawah melalui jalur bebatuan yang curam.
Setelah fajar, api biru menghilang tetapi pemandangan danau kawah dan matahari terbit dari bibir kawah menjadi tujuan berikutnya.
Risiko yang harus dipahami
Bagian ini tidak boleh diremehkan. Gas belerang di dasar kawah pekat dan berbahaya bila terhirup, dan arah anginnya dapat berubah tiba-tiba. Masker gas yang layak — bukan masker kain atau masker medis biasa — adalah keharusan, dan umumnya disewakan di pos pendakian.
Jalur turun ke dasar kawah sempit, licin, dan berbagi jalan dengan penambang belerang yang memikul beban puluhan kilogram. Mendahulukan mereka bukan sekadar sopan santun, tetapi soal keselamatan bersama.
Kawasan ini juga sesekali ditutup ketika aktivitas gas meningkat, sehingga statusnya perlu diperiksa mendekati tanggal keberangkatan.
Sekitar Banyuwangi
Banyuwangi menyimpan lebih dari Ijen: Pantai Pulau Merah, Taman Nasional Baluran dengan lanskap sabananya, dan Teluk Hijau. Kota ini juga menjadi titik penyeberangan terdekat menuju Bali melalui Pelabuhan Ketapang.
Terakhir diperbarui 9 September 2026.