Bali

Ubud dan Uluwatu, Bali

Dua sisi Bali yang berlawanan dalam satu perjalanan — sawah bertingkat dan hutan Ubud di tengah pulau, lalu tebing kapur serta matahari terbenam Uluwatu di ujung selatan.

Ubud dan Uluwatu, Bali
Durasi ideal
4 hari 3 malam
Waktu terbaik
April–Juni, September–November

Bali terlalu sering dianggap satu tujuan tunggal, padahal jaraknya yang pendek justru memungkinkan menggabungkan dua suasana yang benar-benar berbeda dalam satu perjalanan singkat. Ubud dan Uluwatu adalah pasangan paling kontras yang bisa dipilih.

Ubud, dua hari pertama

Ubud berada di tengah pulau, dikelilingi lembah dan sawah bertingkat. Suasananya lambat dan hijau. Yang biasa dituju adalah persawahan Tegallalang, Monkey Forest di tengah kota, serta pura-pura di sekitar lembah seperti Gunung Kawi dan Tirta Empul. Pasar seni Ubud dan deretan galeri di sepanjang Jalan Raya Ubud menjadikannya juga tempat berjalan kaki yang menyenangkan.

Pagi adalah waktu terbaik di Ubud. Sawah paling indah sebelum pukul sembilan, dan udara masih sejuk sebelum matahari naik.

Uluwatu, dua hari berikutnya

Turun ke selatan, lanskapnya berubah total: tebing kapur setinggi puluhan meter yang langsung menghadap Samudra Hindia. Pura Luhur Uluwatu berdiri di ujung tebing dan menjadi titik menonton matahari terbenam paling dikenal di Bali, biasanya dilengkapi pertunjukan tari kecak menjelang senja.

Pantai-pantai di sekitarnya — Padang Padang, Bingin, Melasti — punya karakter yang berbeda-beda, sebagian harus dicapai dengan menuruni anak tangga di sela tebing.

Yang perlu diantisipasi

Jarak Ubud ke Uluwatu sekitar satu setengah sampai dua setengah jam berkendara, sangat bergantung lalu lintas. Sebaiknya perjalanan antar keduanya dilakukan di luar jam sibuk. Menyewa kendaraan dengan sopir lebih masuk akal daripada berpindah-pindah dengan layanan daring, terutama di area Uluwatu yang jaringannya tidak selalu stabil.

Untuk Ubud, pilih penginapan di sisi utara atau barat kalau menginginkan pemandangan lembah; area pusat lebih praktis tapi jauh lebih ramai. Di Uluwatu, sebagian besar penginapan berada jauh dari toko dan warung, jadi perhitungkan waktu tempuh untuk makan.

Periode paling padat adalah Juli hingga Agustus dan akhir Desember. Bila perjalanan direncanakan pada libur panjang di luar dua periode itu, selisih tarif penginapan bisa sangat besar.

Jangan sampai kelewat libur panjang

Kirimi saya pengingat sebelum hari libur nasional dan hari kejepit berikutnya, supaya cuti bisa diatur jauh-jauh hari.

Kami hanya mengirim pengingat hari libur. Bisa berhenti kapan saja.

Terakhir diperbarui 9 September 2026.